Memuat halaman…
Memuat halaman…
Jangan pernah menancapkan sumpit tegak lurus di mangkuk nasi (插筷子) — bentuknya menyerupai dupa yang dibakar di altar pemakaman, dan ini adalah salah satu pantangan meja makan paling kuat dalam budaya makan Tionghoa. Letakkan sumpit mendatar di atas mangkuk, atau di sandaran sumpit (筷子架) kalau disediakan.
Beberapa kebiasaan kecil lain juga penting diketahui: jangan mengetuk sumpit ke mangkuk (敲碗), yang secara historis dikaitkan dengan pengemis; jangan menunjuk orang dengan sumpit atau menusuk makanan seperti memakai garpu; dan jangan mengaduk-aduk hidangan bersama mencari potongan terbaik — ambil dari bagian yang terdekat denganmu.
Dalam makan bersama gaya keluarga, gunakan sumpit umum (公筷) untuk hidangan bersama kalau disediakan, atau balik sumpitmu sendiri ke ujung yang bersih — kebiasaan yang semakin dianjurkan demi kebersihan. Melayani orang lain, terutama yang lebih tua atau tamu, sebelum melayani diri sendiri juga umum dan dihargai; meletakkan sepotong makanan langsung di mangkuk seseorang adalah gestur keramahan kecil yang wajar, meski boleh saja menolak sekali kalau kamu lebih suka mengambil sendiri.
Meletakkan sumpit sejajar di atas mangkuk di sela-sela makan adalah jeda biasa, bukan tanda sudah selesai; letakkan dengan rapi di akhir makan, dan hindari menyilangkannya, yang oleh sebagian orang dianggap sedikit sial — pantangan yang lebih ringan dibanding kaitan dengan pemakaman, tapi mudah saja untuk dihindari.
sumpit umum (untuk hidangan bersama)
biar saya ambilkan sedikit untuk Anda
tolong sumpitnya diletakkan rata
tidak usah, terima kasih
sandaran sumpit
pakai sumpit umum untuk mengambil makanan
Dengarkan dulu, lalu buka untuk mengecek jawabanmu.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.
Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.