Lompat ke konten
Mandarin Pathways

Referensi Pinyin

Pelajari inisial, final, dan nada. Ketuk setiap bunyi untuk mendengarnya.

Inisial

Bunyi awal suku kata. Ketuk setiap huruf untuk mendengarnya.

Final

Bunyi setelah inisial. Ketuk setiap final untuk mendengarnya.

Empat nada dan nada netral

Nada mengubah arti kata. Ketuk setiap "ma" untuk membandingkan.

Di mana tanda nada diletakkan?

Urutannya: a, lalu e atau o, lalu vokal terakhir. Pada iu dan ui, tandai vokal kedua. Huruf i bertanda kehilangan titiknya.

Perubahan nada (sandhi nada)

Nada kadang berubah saat suku kata bertemu - nada yang ditulis tidak selalu nada yang diucapkan.

Sandhi nada ketiga

Dua nada ketiga berturut-turut? Yang pertama diucapkan sebagai nada kedua, meski tetap ditulis sebagai nada ketiga.

一 (yī) berubah nada

一 berdiri sendiri tetap yī. Sebelum suku kata bernada empat ia menjadi yí; sebelum suku kata bernada satu, dua, atau tiga ia menjadi yì.

不 (bù) berubah nada

不 biasanya bù, tapi sebelum suku kata bernada empat ia menjadi bú.

Nada netral

Partikel dan suku kata berulang bisa kehilangan nada. Ucapkan pendek dan ringan, tanpa tanda nada.

Ü versus u

Ü berbeda dari u: nǚ bukan nǔ. Setelah j, q, x, dan y, umlaut hilang tetapi bunyinya tetap ü.

Erhua (儿化)

Menambahkan 儿 memberi bunyi r pada akhir kata, terutama dalam logat Beijing: 花 huā menjadi 花儿 huār.

Cara inisial dan final bergabung

Ejaan pinyin bisa berubah saat bunyi bertemu. Pelafalannya tetap sama.

i, u, ü mandiri memakai y/w

Tanpa inisial, i memakai y, u memakai w, dan ü menjadi yu.

j, q, x menghilangkan umlaut

Setelah j, q, atau x, huruf u selalu dibaca ü: ju, qu, xu.

iou, uei, uen menyusut

Setelah inisial, tulis -iu, -ui, atau -un. Vokal tengahnya tetap terdengar: liu = li(o)u.

b, p, m, f + o

Hanya b, p, m, dan f yang langsung bertemu o. Ada bunyi w samar di dalamnya.

Angka nada ↔ tanda nada

Ubah pinyin bernomor menjadi tanda nada di bawah. Ketik v untuk ü.

nǐ hǎo, wǒ shì xuéshēng

Untuk penutur bahasa Indonesia

Di mana fonologi Indonesia membantumu, dan di mana ia diam-diam menjebakmu.

p/t/k-mu adalah b/d/g pinyin

P, t, k bahasa Indonesia cocok dengan b, d, g pinyin. P, t, k pinyin perlu hembusan kuat.

Bunyi yang tidak ada di bahasa Indonesia

Gulung lidah untuk zh, ch, sh, r. Bulatkan bibir untuk ü. Ucapkan z dan c seperti dz dan ts.

Bunyi yang sudah kamu kuasai

Bahasa Indonesia sudah memberimu akhiran -ng, vokal a/i/u yang bersih, dan bunyi ny.

Nada: jurang yang sebenarnya

Bahasa Indonesia memakai nada untuk emosi. Mandarin memakainya untuk makna: mā, má, mǎ, dan mà adalah kata berbeda.