Lompat ke konten
Mandarin Pathways
Budaya & pragmatik

面子 - konsep muka

面子 (miànzi) adalah muka sosial - reputasi, martabat, dan posisi di mata orang lain - dan hal ini berada dekat pusat hampir setiap interaksi sosial Tionghoa. 'Memberi muka' (给面子) berarti tindakan yang secara terbuka menghormati atau mengalah pada seseorang: memuji mereka di depan orang lain, menerima undangan mereka, membiarkan mereka menang dalam hal kecil. 'Kehilangan muka' (丢脸) adalah kebalikannya, dan paling merusak ketika terjadi secara terbuka.

Dalam praktiknya, ini berarti kritik biasanya disampaikan secara pribadi, bukan di depan kelompok; kritik terbuka langsung terhadap rekan kerja, murid, atau anggota keluarga dihindari meski secara faktual benar, karena suasana terbuka itulah yang menyebabkan kerusakan sesungguhnya. Menolak undangan atau hadiah secara terang-terangan, tanpa alasan yang menjaga muka, bisa membuat orang lain kehilangan muka hanya karena ditolak.

Memberi muka berlaku dua arah dan membangun modal sosial yang sungguhan (人情): membantu seseorang terlihat baik di depan atasan atau keluarganya adalah kebaikan yang diharapkan dibalas nanti, dan menerima kebaikan kecil atau undangan itu sendiri adalah cara memberi muka kembali kepada orang yang menawarkannya. 死要面子 ('lebih baik mati daripada kehilangan muka') menggambarkan seseorang yang membawa hal ini ke titik ekstrem yang tidak sehat, menghabiskan uang melebihi kemampuan atau menolak bantuan hanya demi menjaga penampilan - sebuah gagasan peringatan yang diakui dalam budaya itu sendiri, bukan sekadar kritik dari luar.

Frasa berguna

  • 给我个面子
    gěi ge miàn zi

    kasih saya muka (minta tolong sebagai kebaikan pribadi)

  • 别让他丢脸
    bié ràng diū liǎn

    jangan bikin dia kehilangan muka

  • 很有面子
    hěn yǒu miàn zi

    sangat bergengsi; terlihat baik

  • 不给面子
    gěi miàn zi

    tidak menghargai; menyepelekan

  • 留点面子
    liú diǎn miàn zi

    sisakan sedikit muka; jangan kelewatan

  • 死要面子
    yào miàn zi

    lebih baik mati daripada kehilangan muka (idiom)

Tips singkat

  • Berikan kritik secara pribadi, jangan pernah di depan kelompok.
  • Bingkai penolakan dengan alasan yang menjaga muka, bukan penolakan tegas.
  • Pujian di depan umum tidak berbiaya banyak dan membangun hubungan baik yang sungguhan - gunakan dengan murah hati.

Coba ucapkan

Dengarkan dulu, lalu buka untuk mengecek jawabanmu.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.

  • Putar audionya, lalu buka untuk mengecek.